Australia Tawarkan Kerja Sama Beasiswa Pendidikan Untuk Warga Kota Kupang

oleh -22 views
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menerima kunjungan Deputy Head of Mission to Indonesia Kedutaan Besar Australia, Mr Steve Scott bersama rombongan di ruang kerjanya, Rabu (1/12/2021)

KUPANG, BERANDAWARGA.COM—Pemerintah Australia menawarkan kerja sama beasiswa pendidikan bagi pemuda dan pegawai asal Kota Kupang untuk melanjutkan studi di Australia, juga untuk pelatihan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris serta peluang kerja sama lainnya.
Deputy Head of Mission to Indonesia Kedutaan Besar Australia, Mr Steve Scott sampaikan ini ketika beraudiens dengan Wali Kota Kupang, Jefri riwu Kore di ruang kerja Wali Kota Kupang, Rabu (1/12/2021).
Steve menjelaskan, kunjungan ini merupakan perjalanan pertama mereka keliling Indonesia setelah melonggarnya pembatasan perjalanan. Mereka memulai trip pertama ke Papua pada pekan lalu dan kini dating ke NTT.
Menurutnya, Indonesia Timur selalu menjadi prioritas, bahkan bagi Australia, kawasan Indonesia Timur selalu menjadi fokus bagi pemberian program bantuan pembangunan (aid development program) dan juga bagi aid program dari kedutaan Australia itu sendiri. Kunjungan kali ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk melihat beberapa bantuan dan juga bagian dari dukungan mereka.
Steve menyampaikan, pihaknya sudah bertemu dengan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. Pada kesempatan tersebut gubernur memperkenalkan produk olahan khas NTT, seperti olahan cokelat, minuman sophia dan moringa yang sudah dikemas lebih bagus, profesional dan menarik.
Mereka juga membahas beberapa hal terkait potensi pariwisata NTT yang dinilai berbeda dari Bali. Mereka juga melihat potensi pengembangan energi terbarukan di NTT.
Pihak Australia juga mengaku terkesan dengan peningkatan pelayanan di Bandara El Tari. Dalam pembahasan dengan gubernur juga diungkapkan tentang peluang dibukanya kembali rute penerbangan Kupang- Dili- Darwin yang sempat terhenti akibat pandemi covid-19.
Dalam kunjungan tersebut perwakilan pemerintah Australia juga membahas tentang penanganan imigran asal Timur Tengah yang saat ini ditampung di Kota Kupang. Juga tentang penanganan illegal fishing oleh nelayan asal NTT yang melanggar batas teritori sehingga harus diamankan otoritas Australia.
Apresiasi Pembangunan Kota Kupang
Ketika bertemu dengan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Steve mengapresiasi pembangunan Kota Kupang yang dinilainya semakin menggeliat bila dibandingkan dengan kunjungan perdananya pada tahun 2012 silam, Kota Kupang saat ini sudah banyak memiliki gedung, hotel bahkan pasar baru.
Sementara itu Jefri menyambut baik tawaran kerja sama dari pemerintah Australia, terutama beasiswa bagi para pegawai Kota Kupang yang menurutnya akan segera ditindaklanjuti.
Mengenai pembangunan di Kota Kupang, Jefri menyatakan, sebagian besarnya berkat dukungan dari pemerintah pusat, yang dimintanya saat bertemu langsung Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.
“Untuk pembangunan tersebut dibutuhkan dana yang cukup besar, sementara anggaran pemerintah daerah Kota Kupang sangat terbatas karena pemangkasan anggaran untuk penanganan covid-19,” ungkap Jefri.
Terkait penanganan imigran di Kota Kupang, ia berargumen, meski regulasi tidak memungkinkan, namun karena pertimbangan kemanusiaan, Pemerintah Kota Kupang tetap memberi perhatian dan dukungan bagi mereka, terutama soal pendidikan bagi anak-anak kaum imigran serta penanganan kesehatan.
Kunjungan ditutup dengan penyerahan cindera mata antara kedua belah pihak. Steve menyerahkan plakat berlambang bendera dan logo pemerintah Australia, sedangkan Jefri menyerahkan kain tenun motif sepe tradisional daerah Kota Kupang kepada masing-masing tamunya.
Saat itu, Jefri didampingi Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Minister-Counsellor, Home Affairs, Ms. Lesley Dalton, Counsellor, Home Affairs, Mr. Ben Nicholls dan Second Secretary (Political), Mr. Thomas Carr. (berandawarga.com//**/red)

Baca Juga:  Vaksinasi Dosis Satu Untuk Warga Kota Kupang Berjumlah 287.297 Orang