Patris Wolo: Jangan Terlalu Berbangga Berhasil Turunkan Satu Digit Kemiskinan

oleh -21 views
Patris Lali Wolo

KUPANG, BERANDAWARGA.COM—Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTT, Patris Lali Wolo menegaskan, semua pihak janganlah terlalu berbangga bila berhasil menurunkan satu digit angka kemiskinan, sementara di satu sisi terdapat begitu banyak program yang arahnya masih patut dipertanyakan.

Menurutnya, untuk mengukur pertumbuhan ekonomi masyarakat, UU tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) yang disahkan Desember 2021 lalu harus diberlakukan di daerah, termasuk di NTT baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca Juga:  Penetapan Target PAD NTT Diduga Tanpa Ada Kajian

Karena APBD NTT 2022 sudah dibahas dan ditetapkan, sehingga UU tentang HKPD bisa dijabarkan pada pembahasan dan penetapan APBD mendatang, apalagi UU tersebut belum dijabarkan dalam peraturan pemerintah atau petunjuk teknis lainnya.

Baca Juga:  Kewenangan Pengelolaan SMA/SMK ke Provinsi Sebagai Kecelakaan Pendidikan

“Saya pada prinsipnya sangat setuju dengan konsep Kementerian Keuangan terkait penetapan UU HKPD dimaksud. Apalagi spirit utama dari UU rersebut adalah untuk memutus mata rantai kemiskinan,” tegas Patris di Kupang, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga:  Selamat Jalan Pejuang PDI Perjuangan, Gubernur NTT Dua Periode

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD NTT ini, jika semua pihak memiliki komitmen yang kuat untuk membangun daerah dan masyarakat, maka kehadiran UU HKPD harus didukung.